Ratusan murid dari 5 sekolah di Kabupaten Karo mengalami keracunan setelah menyantap makanan bergizi gratis (MBG).

kriminaltoday.my.id

Kepala Cabang Dinas Pendidikan Sumut Wilayah IV Zulkarnain Barus mengatakan l peristiwa itu terjadi saat makan siang. Terdapat 265 murid yang mengalami keracunan di 3 SMK dan SMA di Karo.

“Sekolah kita ada tiga, SMAN 1 Berastagi, SMK Swasta Bersama, SMA Swasta Bersama,” kata Zulkarnain Barus saat dihubungi, Kamis (13/8/2026).

Dengan rincian SMAN 1 Berastagi sebanyak 202 murid, SMA Swasta Bersama 25 murid, dan SMK Swasta Bersama 38 murid. Sehingga total 265 murid mengalami keracunan MBG.

Zulkarnain menjelaskan jika menu MBG hari ini adalah sayur kol, wortel, dan gulai ikan dencis. Ia menduga penyebab keracunan dari gulai ikan.

“Kalau menunya tadi saya lihat itu, sayurnya sayur kol ya, wortel sama kol, kemudian ikannya dencis, gulai, diperkirakan itu dari ikan dencis itu perkiraan sementara itu dari siswa, begitu dimakannya, langsung gatal-gatal mulutnya, gitu,” jelasnya.

Para murid mengalami gejala awal mulut gatal-gatal. Selain itu, kulit murid juga gatal hingga sesak.

“Makanya gejala awal itu langsung mulutnya gatal-gatal, getir gitu, baru ada yang ke kulitnya gatal dan apa namanya, sesak,” ucapnya.

Selain 265 murid SMA/SMK, terdapat juga murid dari 2 sekolah SMP yang mengalami keracunan, yaitu SMP Negeri 3 Kabanjahe dan SMP Swasta Bersama.

“SMP pun ada (keracunan) karena dapurnya sama, punya Kodim, tapi data siswanya belum bisa dapat kalau yang SMP,” ujarnya.

Ratusan murid itu disebar di 4 rumah sakit untuk mendapat penanganan medis. Murid yang paling parah disebut mengalami sesak.

“Sebenarnya kalau kondisinya stabil semua di rumah sakit, cuma karena panik aja tadi di awal,” tuturnya.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Regional Sumut Agung Kurniawan menyebut sudah mendengar informasi itu. Saat ini ia sedang perjalanan dari Medan menuju Karo.(BB)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *